Viral Video Pasangan Gancet Penyebab Dan Penjelasan

Viral Video Pasangan Gancet Penyebab Dan Penjelasan – Berikut ini adalah penjelasan dan rekomendai untuk anda tentang Viral Video Pasangan Gancet Penyebab Dan Penjelasan, simak ulasan lengkapnya dibawah ini sampai selsai.

Sosial media digemparkan dengan video pasangan yang disebut alami gancet saat melakukan hubungan intim. Terakhir dijumpai video trending itu cuman settingan atau eksperimen semata.

Tetapi pada dunia klinis, gancet bisa diterangkan berkenaan pemicu dan cara menanganinya. Istilah “gancet” merujuk pada keadaan saat organ intim pria terbelit dalam vagina dan tidak dapat terlepas. Lalu, apakah itu gancet dan penuturannya secara klinis menurut dokter?

Keterangan dokter

Keterangan dokter

Gancet dalam istilah klinis disebutkan penis captivus. Seksolog sekalian dokter specialist obstetri dan ginekologi Boyke Dian Nugraha menjelaskan jika gancet sampai membuat penis betul-betul tidak dapat terlepas adalah dogma.

“Umumnya ini digunakan untuk menakut-nakuti anak muda agar tidak lakukan hubungan seksual asal-asalan. Tetapi itu tidak betul jika tidak dapat terlepas,” kata Boyke ke kami lewat jaringan telepon, Rabu (8/9/2021).

Menurut Boyke, jika penis terbelit di vagina dan tidak dapat terlepas, dampaknya kemungkinan cuman sebentar. Jika ke-2 pasangan santai dan menanti beberapa saat, otot-otot akan santai sendirinya.

“Mustahil penis itu tidak bisa terlepas karena vagina itu licin (lubrikasi) dan saat penis menjadi kecil tentu terlepas. Secara klinis mustahil terjadi gancet terkecuali ada sesuatu hal yang di luar logika,” tutur Boyke. Menurut Boyke, umumnya pada keadaan semacam itu otot-otot penis akan melembek.

Pemicu gancet

Pemicu gancet

Hal sama dikatakan oleh dosen Fakultas Kedokteran Kampus Jenderal Soedirman yang dokter specialist kulit dan kelamin di RSUD Purwokerto, dr Ismiralda Oke Putranti.

“Penis captivus umumnya memiliki sifat sementara, bila pasangan sudah mengalamai pelemasan otot bisa lepas sendiri, tetapi pada beberapa kasus memerlukan bantuan dokter, untuk diberi obat pelemas otot,” turur Oke ke kami, Rabu malam.

Gancet atau dengan bahasa klinis disebutkan penis captivus sebagai satu keadaan terperangkapnya penis dalam vagina.

Menurut Oke, salah satunya pemicu berlangsungnya gancet adalah keadaan yang disebutkan vaginismus, di mana vagina tutup tanpa sadar karena kejang otot di dasar panggul.

“Pada vaginismus terjadi kejang/spasme otot dasar panggul dan dinding vagina secara tiba-tiba pada suatu hal yang penetratif ke vagina. Cuman saya peristiwa gancet ini relatif jarang ada, karena bila seorang wanita memang alami vaginismus, penetratif susah terwujud,” terangnya.

Gancet atau penis captivus, terjadi karena adanya serangkaian peristiwa saat berhubungan seks tersebut. Ada beberapa hal yang diketahui bisa menyebabkan terjadinya gancet pada pasangan saat berhubungan seks. Di antaranya seperti berikut:

1. Penis terisi darah

Penyebab gancet yang pertama adalah penis yang terisi dengan darah selama ereksi. Peristiwa penis terisi darah ini dapat terjadi dan terus berlangsung hingga dalam ukuran sebelum orgasme.

2. Dinding vagina mengembang

Penyebab kedua yang diketahui bisa membuat pasangan mengalami captivus adalah, dinding vagina yang mengembang dan berkontraksi saat berhuubungan seks. Dinding vagina, terbuat dari jaringan otot. Otot-otot di dalam vagina inilah yang kemungkinan sedikit berdenyut selama orgasme itu.

Sehingga, kadang-kadang otot-otot vagina berkontraksi lebih dari biasanya dan dapat mempersempit lubang vagina. Alhasil, penyempitan ini bisa mencegah pria mengeluarkan penisnya, terutama jika penis tersebut masih membesar dan ereksi di dalam vagina. Jika ini terjadi, penting bagi pasangan untuk tetap tenang.

Jangan menarik paksa penis untuk keluar, karena justru semakin menyebabkan rasa sakit. Biasanya ini tak akan terjadi dalam waktu lama, jadi cobalah untuk menenangkan diri dengan mengambil napas dalam untuk merilekskan otot-otot.
Jika penis tak kunjung lepas, segera ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Dalam kondisi ini, dokter kemungkinan akan memberi suntikan pelemas otot. Jika ini sering terjadi sampaikan pada dokter untuk mencari penyebabnya, apakah itu vaginismus atau masalah aliran darah.

Bahaya gancet

Bahaya gancet

Gancet cuman dapat terjadi saat terjadi vaginismus yang berlebihan saat melakukan hubungan intim. Di titik paling kronis, vaginismus yang berlebihan dapat dibarengi henti napas yang bisa mengakibatkan kematian

“Vaginismu umumnya berkaitan dengan factor fisik dan mental atau emosional. Factor fisik dapat berkaitan dengan infeksi dalam vagina, keadaan kesehatan tertentu seperti kegarangan dan penyakit lichen sclerosus, menopause, minimnya lubrikasi san foreplay, dan yang lain,” tutur Oke.

Situs terkait yang bisa kmau kunjungi :

Kesimpulan

Dan factor mental, menurut Oke, dapat disebabkan karena hati takut, kuatir, trauma yang dirasakan wanita. Karena itu yang mempunyai potensi mengakibatkan kematian adalah keadaan vaginismus. Sementara gancet atau penis captive cuman memiliki sifat sementara dan tidak mengakibatkan kematian.